Senin, 29 November 2010

Aku Malu..!!!

Entah sudah berapa kali aku merasa seperti ini…
Aku merasa malu karena lagi-lagi harus meminta kepada kepada tua…
Meminta uang untuk memenuhi kebutuhanku yang akhir-akhir ini semakin menggunung…
Hari itu dengan perasaan yang begitu berat,sebelum berangkat menuju kampus aku datang menemui ibu. Sedikit tertunduk,aku lalu menyampaikan kepada beliau bahwa aku butuh uang, untuk membeli barang-barang kebutuhan kuliah. Sebenarnya aku tak terlalu berharap bahwa beliau akan menyanggupinya,mengingat keadaan kami saat ini. tetapi sambil tersenyum simpul beliau berkata..
“kamu butuhnya kapan??.”
Mendengar perkataan itu,aku semakin tertunduk dan hanya bisa menjawab bahwa aku membutuhkannya seminggu lagi. Sambil mencuri pandang ke arah wajahnya, beliau nampak sedang berpikir sejenak dan kembali berkata..
“iya bisa,nanti pekan depan ibu kasih ya..”
Beliau mengatakan hal tersebut dengan senyum yang begitu tulus, sedangkan aku hanya bisa tertunduk dan kemudian memohon pamit menuju kampus…
====
Hari ini, tepat sepekan setelah aku meminta kepada ibu. Tak ada niat sama sekali bagiku untuk menagih janji ibu hari ini, bahkan di hari-hari sebelumnya aku tak pernah lagi menyinggung hal ini. Setelah sarapan, aku lalu bergegas untuk berangkat menuju kampus. Akan tetapi, sesaat sebelum sampai di pintu terdengar suara ibu menyapaku dari belakang..
“fen,ini uangnya jangan lupa.dijaga baik-baik ya… “
Kulihat beliau kembali tersenyum, sambil menyodorkan uang itu kepadaku. Ternyata beliau menepati janjinya…
Aku merasa begitu malu, malu kepada diriku sendiri. Aku yang seharusnya sudah bisa hidup mandiri, malah masih harus bergantung kepada orang tua…
Aku tahu beliau juga membutuhkan uang tersebut, kata-kata beliau agar aku menjaga uang itu baik-baik, menunjukkan bahwa cuma itu yang ada. Tak ada lagi gantinya jika ada apa-apa, tetapi beliau memberikannya dengan disertai sebuah senyuman yang menunjukkan ketulusannya. Dan memang bukan kali ini saja aku meminta, tapi beliau tak pernah mengeluh. Beliau selalu saja mendahulukan anak-anaknya…
Semoga saja aku dapat segera mandiri, agar engkau dapat melepaskan satu persatu beban yang telah kau pikul sekian lama. Semoga rasa malu ini dapat menjadi semangat bagiku, agar aku dapat melakukan segalanya untuk membahagiakanmu. Aku sadar tak akan mungkin dapat membalas yang engkau berikan barang sedikitpun, semoga Allah yang membalasnya dengan jauh lebih besar…
ibu-di-sawah2

Sabtu, 27 November 2010

HaRi YanG AneH...!!!!

entah kenapa hari ini terasa begitu aneh....
berbagai perasaan yang begitu campur aduk dalam seharian,membuat hari ini begitu tidak biasa...

memulai hari dengan perasaan yang begitu senang,tetapi kemudian mengakhiri hari ini dengan perasaan bingung dan uring-uringan...

berbagai kejadian hari ini menjadi pemicu dari itu semua...
dimulai dengan bincang-bincang yang menyenangkan dengan seorang teman...
lalu workshop yg sedikit tak sesuai harapan...
kemudian pertandingan bulutangkis yang begitu seru,tetapi sekaligus mengecewakan...
dan tentu saja,kekalahan PSM yang disertai kericuhan suporter dan hampir meninggalnya seorang pemain PSM ketika bertanding...
ditambah lagi,pikiran tentang orang-orang yang akhir-akhir ini membuat saya sering bertanya-tanya...

itu semua membuat mood saya berubah dengan begitu cepat dalam seharian,dan bagi saya itu terasa sangat aneh...

haahhh....
dasar hari yang aneh...!!!


Senin, 22 November 2010

UNTAIAN KALIMAT DARI SECARIK KERTAS...


Semoga akan selalu ada hikmah dibalik setiap peristiwa yang menghiasi lembaran hidup kita….

Semoga akan selalu ada iman yang menggelayuti hati agar syukur atas segala nikmat dan cobaan itu selalu ada…

Semoga rabun tak mengaburkan hati kita ketika dunia tampak indah di hadapan…

Semoga ikatan hati ini selalu terjaga walau terkadang lidah menggoresnya…

Semoga kelak Allah menghimpun kita atas nikmat persaudaraan di jalan-Nya…


(untain kalimat dari secarik kertas yang tampak biasa,namun begitu bemakna....)

February 15th,2010...

Minggu, 21 November 2010

KOK MENULIS...?!?!?!



"ikatlah ilmu dengan menulis..."

"dengan menulis,maka engkau telah meninggalkan jejak-jejakmu di lembaran sejarah. kelak itu akan menjadi bukti keberadaanmu bagi para penerusmu...."

"verba volant scripta manent ~ yang diucapkan dengan kata akan lenyap, yang dituliskan akan tetap berlaku..."


bagi kalian yang punya pertanyaan seperti judul dari tulisan ini,mungkin penggalan-penggalan kalimat diatas dapat sedikit menjawab rasa penasaran yang ada...

kalaupun kemudian kalian menanyakan hal itu kepada saya,maka saya hanya bisa mengatakan bahwa:

MENULIS ITU MENYENANGKAN....

(sebenarnya dalam hal ini,lebih tepat disebut mengetik daripada menulis.hehhehehe...)


mungkin banyak yang mengatakan bahwa,untuk memulai menuliskan sesuatu tekadang menjadi hal yang sangat sulit. sebenarnya itu adalah hal yang sangat mudah....


untuk memulai menulis,tak usah kita berpikir untuk menjadi secerdas Leo Tolstoi...

tak usah pula untuk menjadi seorang yang begitu puitis seperti Kahlil Gibran...

ataukah mencoba untuk seperti Will Shakespeare yang begitu begitu romantis dalam tulisannya...

bahkan ingin menyaingi J.R.R. Tolkien dalam menyusun sebuah fantasi yang begitu nyata...


cukuplah anda menjadi diri anda sendiri,yang menuliskan semuanya dengan begitu jujur dan apa adanya....


ayo kawan...begitu banyak inspirasi di dunia ini yang bisa kalian jadikan sebagi sebuah tulisan....

mari kawan...tuliskanlah kisahmu di dalam lembaran-lembaran sejarah,agar orang -orang dapat mengambil pelajaran dari itu semua...

mari berbagi lewat tulisan,semoga dapat bermanfaat bagi kita semua...