ternyata Allah masih berkenan memberikan teguran kepadaku....
entah sadar atau tidak,akhir-akhir ini aku menjadi kurang bisa lagi menjaga amanah yang diberikan kepadaku...
amanah yang seharusnya aku jaga dengan baik,malah aku lalaikan dan aku salah pergunakan...
amanah yang seharusnya menjadi ladang pahala bagiku,malah menumbuhkan pohon-pohon dosa bagiku...
setan mulai senang menggerogoti pikiranku, dan akupun semakin termakan hasutannya...
hati yang seharusnya dijaga dengan dzikir dan doa, mulai silau akan kesenangan dunia dan membuatnya tak mampu lagi membedakan arah...
dan lambat laun pohon-pohon dosa itu mulai berbuah, menghasilkan buah yang nampak begitu manis. Padahal penuh ulat di dalamnya...
buah-buah dosa pun mulai menggunung, hingga akhirnya datanglah teguran itu...
sebuah teguran yang datang padaku dengan cara yang begitu lembut, datang dengan cara yang tak pernah aku sangka sebelumnya...
tak pernah terpikir sebelumnya bahwa teguran ini datang dari sesuatu yang aku rencanakan secara tiba-tiba, sesuatu yang sebelumnya aku pikir hanya sebagai sebuah kesenagan belaka, malah membawaku kedalam sebuah renungan yang panjang. sebuah renungan yang akhirnya mendatangkan penyesalan yang mendalam berbalut tetesan air mata...
aku bersyukur sebab Allah masih menegurku dengan cara yang begitu halus, tidak dengan teguran yang begitu dahsyat seperti sebagian orang, yang berupa adzab yang pedih...
terima kasih Ya Allah,terima kasih karena engkau masih mengingatkan hambamu ini akan kelalaiannya...
terima kasih karena Engkau masih memberikan hamba-Mu ini kesempatan untuk memperebaiki diri...
semoga ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagiku, dan semoga ini dapat menjadi jalan bagiku untuk menjadi pribadi yang lebih baik...
Amin..

